Goa Lalay yang salah ternyata pikiranku

Posted by : Hendricus Widiantoro September 25, 2013 Category : CatPer

Pikiranku tentang goa lalay ternyat keliru he heh Aku pikir goa lalay identik dengan lalai, ga taunya berasal dari kata "lalay" artinya kelelawar, dasaaaar katroook ha ha ha ,,meski menempuh jalan yang terjal dengan tetap memakai motor dan melewati jembatan gantung di Sungai akhirnya sampai juga di goa lalay. Goa lalay terdiri dari lima jalur, empat jalur diantaranya yang dibuka untuk umum dengan alasan keamanan satu diantaranya dilarang untuk dilalui karena jalur yang sulit dan berbahaya. Untuk masuk ke tempat ini hanya dikenakan tarif Rp 5.000 (hampir disemua spot wisata Sawarna tarif sama). Namun untuk masuk menurut petugas dikenakan tarif Rp 100 ribu dengan minimal rombongan 10 orang. Ga tanggung tanggung goa ini ternyata masuk ke dalamnya bisa mencapai jarak 1 kilometer bahkan lebih. Berhubung ga bawa persiapan memadai jadilah hanya melihat dari luar he he he . Kata pemandunya ini jalur jalur yang biasa dilalui para penikmat Caving (pastinya dengan dipandu), memakai peralatan standar : helm, lampu senter . Penjelasan pemandu kepadaku berikut jalur goa lalay: 1. Jalur Goa Lalay yang sebagian besar jalur ini dilalui dengan melintasi sungai bawah tanah dengan langit langit goa yang relatif tinggi dan banyak ditemukannya sarang kelelawar (lalay) dapat menemukan patung yang merupakan stalakmit menyerupai barisan patung keluarga. 2.Jalur Goa Abah Salim, jalur ini didominasi dengan ruang- ruang yang besar dengan banyak percabangan. Tanah dan batu yang relatif licin membutuhkan kewaspadaan yang tinggi. Pada jalur ini dapat ditemukan fentilasi bila ikut jalur ke arah Selatan. 3.Jalur Goa Kadir, jalur ini memiliki tingkat kesulitan yang menantang dimulai dari pintu masuk harus dilalui dengan merangkak. Jalurnya relatif kering dengan batuan yang kondisinya masih terjaga. Terdapat sebuah celah vertikal yang menghubungkan goa kadir dan goa lalay. 4. Jalur goa rawis, jalur ini menghubungkan tiga jalur goa lainnya. Jalur ini terkesan lebih ekstrim karena dilalui dengan cara rapeling dari atas bukit pasir tangkil dengan jarak kurang lebih 27 meter. Perlu peralatan lebih untuk melalui jalur ini. Tracking yang menantang.....



Aku memiliki hidup yang simpel ga terlalu ribet. Enjoy dengan kehidupanku. Backpaker, Tracking adalah sebuah keinginan yang membuatku bersemangat menghadapi hidup: mengenal banyak tempat, situasi, orang. Mensyukuri Karunia Tuhan.
Read more about Hendricus Widiantoro

Comments

© Copyright 2019. trackpacking.com