Forgot Password?
|

Batik untuk Indonesia : Batik Malang, Batik Tasikmalaya dan Batik Betawi

Posted by : Dewi Ratnasari December 20, 2011 Category : Belanja

 

Batik Malang
Banyak orang mengenal Kota Malang sebagai kota penghasil apel, namun jangan salah ternyata kota yang terletak di Jawa Timur ini juga memiliki corak batik tersendiri yang dikenal dengan batik Malang. Sejarah batik Malang diawali dari batik khas pedalaman Malang yang telah dipakai dalam upacara adat sejak sebelum tahun 1900-an. Batik tersebut selalu mempunyai motif: Sido Mukti Malang dengan hiasan kotak putih di tengah yang biasa disebut Modhang Koro. Motif ini dipakai sebagai udheng (laki-laki) dan sewek (perempuan) dalam acara resmi untuk semua lapisan masyarakat.


Motif yang selalu muncul dalam batik Malang antara lain, Sawat Kembang Pring (motif bambu jawa sakbarong), Dele Kecer (hijau-merah), Kembang Kopi (gambar kopi dibelah dua berwarna hitam), Kembang Juwet (biru-hijau), Kembang Tanjung (kuning-sawo matang, bentuk bunga bulat tengah pinggir bergerigi), Kembang Jeruk (coklat), Kembang Manggar (putih-kuning), Kembang Mayang (merah-kuning), dan Kembang Padma (teratai) (Karimun, 2007).


Sampai saat ini, batik Malang masih belum begitu familiar bagi masyarakat Indonesia. Namunn penggalian motif batik Malang masih terus diusahakan oleh pemerintah Malang bersama organisasi-organisasi terkait lainnya. Hal ini dilakukan agar jangan sampai batik Malang menjadi punah dan tetap bertahan menjadi warisan budaya Indonesia.


Batik Tasikmalaya
Kota Tasikmalaya tak hanya terkenal dengan bordirnya. Kota yang terletak di Priangan Timur ini ternyata juga memiliki ragam batik sendiri. Tasikmalaya bahkan menjadi salah satu sentra batik di Jawa Barat. Pada masa kejayaannya, yaitu tahun 1960-an hingga 1980-an, batik Tasikmalaya sempat merajai pasar.
Batik Tasikmalaya terdiri atas dua jenis, yaitu batik cetak dan batik tulis (buatan tangan). Batik buatan tangan jelas memiliki nilai lebih tinggi karena pengerjaannya lebih detail sehingga tampil menonjol. Batik tulis biasanya dikerjakan oleh pembatik senior yang berpengalaman serta menguasai pembuatan motif.


Keunikan motif batik Tasikmalaya membuatnya berbeda dari batik daerah lain. Motif yang digunakan umumnya bertema flora dan fauna yang ada di Tatar Pasundan. Binatang-binatang yang biasa dijadikan motif batik Tasikmalaya di antaranya uncal (kancil atau rusa), ramat lancah (laba-laba), kupu-kupu dan lain-lain. Sementara motif flora banyak terinspirasi dari tanaman jukut riut (bunga putri malu), bunga nusa indah, bunga melati, bunga cengkeh, dan sebagainya.
Sebagian besar batik Tasikmalaya memiliki warna-warna cerah, seperti hijau muda, hijau daun, biru, merah, pink, ungu, bahkan oranye. Kain batik yang berwarna-warni tersebut cocok untuk busana kerja atau pakaian sehari-hari, seperti blus, rok, kemeja, dan gaun terusan.


Seiring meningkatnya popularitas batik sebagai busana sehari-hari dalam beberapa tahun terakhir, batik Tasikmalaya kini mulai bangkit untuk mengulang kejayaannya di masa silam. Sentra batik yang berada di Kecamatan Cipedes dan Indihiang semakin aktif memproduksi aneka busana dengan model klasik maupun modern.


Batik Betawi
Betawi tak hanya terkenal dengan ondel-ondelnya. Suku bangsa yang mendiami kawasan ibukota ini juga memiliki ragam batik. Batik betawi bukanlah semacam batik solo, batik cirebon, atau batik lasem karena betawi tak memproduksi batik. Betawi tak seperti kota-kota di Jawa yang memproduksi batik dengan corak tertentu sehingga di kota-kota tersebut batik bisa dikenali lewat motif dan corak.  Kalaupun di Betawi pernah berkembang usaha pembatikan, pengusaha dan perajinnya berasal dari kota-kota di Jawa yang sudah beken sebagai penghasil batik.

Batik Betawi memiliki ciri seperti batik-batik pesisiran yang biasanya berwarna cerah. Ada banyak pendapat dan perspektif tentang ragam batik Betawi. Namun, semuanya berpendapat bahwa salah satu ciri batik Betawi adalah warna-warnanya yang cerah. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Suwati Kartiwa, penulis banyak buku tentang budaya Indonesia khususnya tekstil, dalam "Batik Betawi: Dalam Perspektif Budaya Kreatif" bahwa unsur lingkungan alam Betawi sama dengan daerah pesisiran sehingga banyak batik pesisiran disukai di Betawi. Kemungkinan asal usul pemakai juga berasal dari berbagai daerah penghasil batik, mereka berkumpul dan tinggal lama di Betawi menyebarkan budaya mereka dalam bentuk tekstil.


Ia menambahkan, ciri khas kain batik betawi yaitu kain sarung dengan menonjolkan motif Tumpal, yaitu bentuk motif geometris segitiga sebagai barisan yang memagari bagian kepala kain dan badan kain. Saat dikenakan, Tumpal harus ada di bagian depan. Motif burung hong juga masuk dalam ciri khas batik betawi sebagai perlambang kebahagiaan.


Dalam catatan Warta Kota, Rachmat Ruchiyat, peneliti budaya Betawi, pernah mengatakan, sebutan batik betawi mulai santer sejak ada ajang pemilihan Abang dan None Jakarta. "Untuk memperjelas tentang corak apa yang membedakan batik betawi dengan batik lain, harus ada kesepakatan dari masyarakat Betawi tentang corak, patron, motif dan sesuai dengan filosofi hidup masyarakat Betawi,"  tandasnya sambil mengusulkan, corak batik betawi nantinya bisa dikembangkan menjasi salah satu bentuk industri kreatif.


Sementara itu Biranul Anas, staf pengajar Program Studi Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa ITB, dalam makalahnya "Batik Betawi, Tinjuan Sejarah dan Kebudayaan", menyebutkan, pembuatan batik betawi bertujuan menemukan identitas kebudayaan Betawi melalui pencorakan pada kain. Maka batik betawi merupakan produk seni yang bertolak dari aspirasi kultural suatu komunitas budaya tertentu.



Tuhan, tolong jangan butakan mata hati saya untuk mengejar sesuatu yang saya ingini tapi terlalu jauh saya gapai. biarkan saya melihat bahwa di dekat saya ada orang yang jauh lebih menyayangi saya... girly... feminin... simple... lovable... humoris... unique... adaptable... last but not least,,like WEDDING very much..
Read more about Dewi Ratnasari

Comments

About us

Trackpacking.com adalah social network dimana kamu dapat sharing foto, cerita, peta, komunitas dan perjalananmu pada teman-teman. Dan kamu juga dapat melihat peta, track, hobi, foto, komunitas atau perjalanan dari orang lain. Ayo bergabung!
Copyright 2017. trackpacking.com

Subscribes