Forgot Password?
|

Babymoon di Bali part 2

Posted by : Dewi Ratnasari January 8, 2015 Category : CatPer

Beres sunsetan, kita pulang ke penginapan. Mau mandi dan beberaih dulu, habis itu cari makan (lagiiii, maklum bawa ibu hamil). Udah browsing, rencananya mau makan di Nasi Pedas Ibu Andika yang katanya fenomenal dan tempatnya ngga jauh dari warung Mbok Limboek. Tapi ternyata eh ternyata, mas-mas penjaga penginapannya kasih saran jalan-jalan ke arah Kuta aja, lebih rame katanya dan banyak tempat makan. Akhirnya kita pilih saran masnya dan jalan ke arah Kuta. Agak jauh sih kira-kira jaraknya 1 km dari penginapan. Rame sih memang rame, banget malah tapi tempat makannya rata-rata cafe dengan bir yang ngga cocok buat saya dan suami yang jangankan minum bir, ngerokok aja ngga loh suami saya. Ada sih tempat makan halal tapi RM Padang. Masa sampai Bali makan nasi Padang lagi sih.

Tapi untungnya jalan-jalan kali ini ngga begitu mengecewakan karena kita sampai di Monumen Ground Zero alias Monumen Bom Bali I. Monumen ini dibuat untuk memperingati kejadian tragis Bom Bali tahun 2002 silam yang menewaskan lebih dari 200 orang dari sepuluh negara. Monumen ini dikunjungi banyak orang buat foto-foto. Apalagi di malam hari banyak lampu di sekitar monumen yang membuat suasananya semakin indah.

Puas berfoto di Monumen Bom Bali, kami kembali bingung menemukan tempat mkan. Kaki udah lumayan pegel, akhirnya singgah dulu di Indomaret buat beli air dan browsing tempat makan halal terdekat. Akhirnya jatuhlah pilihan kami pada tempat makan Warung Malang di Jalan Patimura. Tempat makan ini halal dan menunya kebanyakan seafood dan Chinese food. Dari Monumen Bom Bali, kami  jalan sekitar 800 meter melewati gang-gang. Saat itu waktu sudah menunjukkan lewat pukul 21.00 wita dan tampaknya Bali mulai sepi (ngga kayak Jakarta yang ngga pernah tidur).

Akhirnya sampailah kami ke Warung Malang. Walaupun cita rasanya Indonesia, tapi ternyata banyak bule juga yang makan disini (walopun minumnya teuteup ya, bir). Saya pun memesan tom yam tanpa nasi. Enyaakk tomyamnya, seger dan isinya seafood. Sedangkan suami pesan nasi goreng. Total harga yang harus kita bayar sekitar 60 ribuan lebih. Lagi-lagi cukup murah untuk ukuran di Bali. Selesai makan dari Warung Malang, kami pun pulang ke penginapan untuk istirahat. Tampaknya hari ini kaki cukup pegal, zzzzz....



Tuhan, tolong jangan butakan mata hati saya untuk mengejar sesuatu yang saya ingini tapi terlalu jauh saya gapai. biarkan saya melihat bahwa di dekat saya ada orang yang jauh lebih menyayangi saya... girly... feminin... simple... lovable... humoris... unique... adaptable... last but not least,,like WEDDING very much..
Read more about Dewi Ratnasari

Comments

About us

Trackpacking.com adalah social network dimana kamu dapat sharing foto, cerita, peta, komunitas dan perjalananmu pada teman-teman. Dan kamu juga dapat melihat peta, track, hobi, foto, komunitas atau perjalanan dari orang lain. Ayo bergabung!
Copyright 2017. trackpacking.com

Subscribes